Blackvue menangkap benturan akibat kecelakaan yang terjadi ketika sebuah mobil van berusaha untuk parkir. Blackvue cloud service sangat membantu, dengan cepat mengirim notifikasi ke smartphone dengan berita “telah terjadi benturan”, sehingga mobil van yang berusaha untuk lari bisa dihentikan. Sopir mobil van mengatakan bahwa “dia bahkan tidak mengetahui jika menambrak mobil itu”, tapi ketika diperlihatkan hasil rekaman, sopir mobil van itu tidak bisa berkata apa-apa lagi.

Berikut beberapa fitur-fitur penting untuk menggunakan mode parkir:

  1. Reliable, bisa diandalkan dan sudah terbukti. Fungsi terberat sebuah dashcam adalah ketika mobil sedang parkir. Untuk bisa digunakan pada mode parkir, dashcam harus sudah teruji karena mobil yang diparkir biasanya dalam keadaan terjemur matahari dan panas akibat udara yang ter-kurung. Pilihlah dashcam yang telah teruji dan cocok dengan suhu dan cuaca di Indonesia.
  2. Motion detektor/ Sensor Gerak, dashcam harus memiliki fitur ini, supaya hanya merekam pada saat terjadi pergerakan. Dengan merekam hanya saat terjadi pergerakan, sangat menghemat penggunaan memori. Blackvue memiliki fungsi Detektor Gerak yang sangat sensitif, gerakan sekecil apapun akan terekam pada kamera blackvue. Banyak dashcam di pasaran yang sensor geraknya kurang sensitif, jadi kalau terjadi pergerakan, sering tidak direkam. Jadi sebelum membeli selalu lakukan pengecekan apakah sensor gerak sebuah dashcam sensitif atau tidak.
  3. Power yang digunakan untuk menyalakan dashcam pada saat parkir, karna saat parkir mesin mobil dimatikan, maka dibutuhkan alat tambahan. Berikut beberapa alat yang bisa dipilih:
    • Blackvue power magic pro : jika sumber power diambil langsung dari aki mobil, maka diperlukan alat tambahan sebagai perantara untuk menghubungkan blackvue dan aki, kalau aki sudah drop/ hampir habis, maka blackvue akan dimatikan. power magic pro biasanya di hubungkan ke sekring mobil dan mengambil power dari aki mobil.
    • Blackvue power magic battery pack : berfungsi seperti power bank untuk mode parkir, jadi sumber powernya diambil dari power bank sehingga aki mobil selalu aman. Jika Battery pack sudah drop, maka blackvue akan dimatikan. Blackvue Battery pack akan di charge kembali ketika mesin mobil telah dinyakan.
  4. Super capasitor, semacam power tambahan untuk memastikan dashcam merekam peristiwa terakhir jika aliran listrik terputus secara tiba-tiba, biasanya super capasitor hanya tahan sekitar beberapa detik saja dengan tujuan untuk merekam peristiwa terakhir. Banyak dashcam di pasaran yang mengganti super capasitor dengan battery li-ion/ battery hp untuk menghemat biaya. Tapi penggunaan battery li-ion tidak permanen, rawan lepas jika terjadi guncangan akibat jalan rusak atau tabrakan, dan jika sering terjemur matahari di parkiran, baterai bisa bengkak dan rusak.
  5. Memori, dashcam menggunakan Memori microsd khusus yang berbeda dengan memori umum yang beredar di pasaran. Memori khusus dashcam biasanya memiliki ciri-ciri: Tahan panas, Anti getaran, dan write cycle-nya tinggi. Memori umum di pasaran tidak tahan panas, jika terjemur matahari atau terjadi getaran bisa error atau hang, dan juga livetime memori lebih singkat karena memori umum write cyclenya pendek karena tidak difungsikan untuk merekam terus menerus.
  6. Cloud Service, fungsi ini untuk menghubungkan dashcam dengan smartphone kita dimana saja kita berada. Dengan adanya fungsi ini kita bisa melihat hasil rekaman secara langsung/Live, dan juga menerima notifikasi ketika terjadi tabrakan saat mobil sedang parkir. Saat ini hanya produk blackvue dashcam yang memiliki fungsi cloud service dan terkoneksi secara langsung melalui internet.